|
Djiamsie
|
|
DJIAMSIE No. 3
Sambil menundukan kepala, matanya melirik.
Hatinya diam-diam memikirkan wanita cantik.
Meskipun Tuan telah mengajak ia berunding.
Dikhawatirkan bahwa perkawinan ini tidak akan terjadi.
Artinya :
Segala kenang-kenangan lampau, hanya membuat pikiran capai dan membuang tenaga
dengan percuma. Untuk mendapatkan peruntungan dan jawaban atas pertanyaan
tentang segala hal, harus bertindak mundur sambil menundukkan kepala. Nasib
rumah tangga jelek, harta berhamburan dan jiwa melayang. Makan tak dapat kenyang
demikian pula tempat tinggal tak dalam keadaan selamat.
Maksud tegasnya :
Perkara pengadilan tak ada.
Penyakit tak ada.
Perjodohan sukar terjadi.
Orang dalam perjalanan belum sampai.
Peruntungan (Uang) tak ada.
Dalam lingkungan Bintang TI-SENG.
Disini terlihat seorang pelajar sedang melamun, ia membaca buku tetapi pikirannya tak berada dibuku itu, tetapi melayang memikirkan wanita cantik.
Sedang isteri beserta pengasuhnya berada disampingnya. Cara ini dapat menimbulkan
percekcokan dalam rumah tangga misalnya istrinya dapat melihat apa yang
dibayangkannya, dapat dipastikan bak kia yang akan menimpa kepalanya.
Jika seorang pelajar masih mempunyai fikiran sesat, sudah barang tentu akan
masuk jurang, dan segala usahanya tak akan berhasil.
Kembali
|
|
| Copyright © PRIMBON™ - All Rights Reserved |
|